Address: Jl. Mayjen Sungkono,Pertokoan Wonokitri Indah, Blok S No.18, Surabaya Jatim 60225, ID
Phone (62) 8233 1177 886
Language :

  • MEMULAI KARIER SEBAGAI PENERJEMAH, INI TIPSNYA
    02 Aug

    MEMULAI KARIER SEBAGAI PENERJEMAH, INI TIPSNYA

    Penerjemah kini sudah dikenal sebagai sebuah profesi, di mana sebelumnya orang-orang menganggap penerjemah adalah tour guide atau pembuat subtitle tayangan TV. Hal ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan global dan pesatnya perkembangan dunia internet yang membuat kebutuhan layanan bahasa semakin terlihat nyata.

     

    Nah, sebenarnya profesi penerjemah itu apa sih? Menurut KBBI, penerjemah adalah orang yang mengalihbahasakan atau juru terjemah. Dengan kata lain, tugas penerjemah adalah mengubah bahasa sumber ke bahasa target secara tertulis. Profesi ini pun cukup menjanjikan dengan kebutuhan yang akan terus ada dan penghasilan yang cukup besar. Selain itu, dengan menjadi penerjemah kita bisa melihat dunia dari sudut pandang lain, mengetahui peristiwa-peristiwa tertentu, dan  belajar banyak hal dari proyek-proyek yang kita dapatkan.

     

    Lalu, bagaimana cara memulai karier sebagai penerjemah? Dalam tulisan ini, saya akan membagikan tips memulai karier sebagai penerjemah berdasarkan pengalaman saya, yaitu:

     

    Pertama, ketahui dulu kemampuan bahasa teman-teman karena proses penerjemahan sebenarnya bukan hanya mengubah bahasa sumber ke bahasa target saja, tetapi banyak aspek yang harus kita pahami. Misalnya, pemahaman konteks, pedoman penulisan, gaya penulisan dan penyampaian, juga pemilihan diksi.

     

    Kedua, buat CV dan bangun portofolio terjemahan teman-teman. Untuk CV, pastikan bahwa CV yang dibuat adalah khusus untuk penerjemah, jadi tidak perlu mencantumkan hal-hal lain yang tidak terkait. Sedangkan untuk portofolio, teman-teman bisa menerjemahkan berita, artikel pendek, atau informasi lain yang disukai.

     

    Ketiga, temukan klien! Kali ini, saya akan menyarankan bagi teman-teman yang baru terjun ke dunia penerjemahan untuk melamar ke agensi terlebih dahulu, baik sebagai penerjemah lepas maupun in-house. Kenapa? Dengan bekerja di agensi, teman-teman akan belajar banyak hal tentang porses dan estimasi waktu penerjemahan, cara kerja tim, dan banyak lagi lainnya. Jika tidak ingin bekerja di agensi, teman-teman bisa mempromosikan jasa terjemahan ke orang-orang terdekat atau melalui sosial media. Tentunya, promosi dan kegiatan lamar-melamar ini harus dilakukan secara rutin agar teman-teman bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

     

    Keempat, bangun jejaring dengan para penerjemah lain. Saat ini, sudah banyak asosiasi maupun perkumpulan para penerjemah di Indonesia, misalnya Himpunan Penerjemah Indonesia, Bahtera, dan lain sebagainya. Dengan koneksi ini, teman-teman juga bisa berpeluang mendapatkan proyek terjemahan.

     

    Selanjutnya, yang terakhir, jangan pernah lelah untuk belajar karena bahasa memiliki sifat yang dinamis atau dapat berubah sewaktu-waktu. Pengembangan diri yang berkelanjutan juga penting bagi pekerja profesional, termasuk penerjemah, oleh karena itu teman-teman juga perlu aktif berlatih menerjemah dan ikut pelatihan terkait penerjemahan.

     

    Itulah tadi tips yang dapat saya bagikan dalam tulisan ini. Semoga dapat memberikan gambaran bagi teman-teman yang masih bingung dan bertanya-tanya tentang persiapan yang perlu dilakukan untuk terjun ke dunia perjemahan.