Address: Jl. Mayjen Sungkono,Pertokoan Wonokitri Indah, Blok S No.18, Surabaya Jatim 60225, ID
Phone (62) 8233 1177 886
Language :

  • HATI-HATI DENGAN SCAMMERS!
    06 Sep

    HATI-HATI DENGAN SCAMMERS!

    Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman saya yang 'hampir' tertipu oleh scammer. Jadi, bulan lalu, sempat ada yang menghubungi saya (sebut saja Mr.X) melalui LinkedIn dan menawarkan sebuah proyek terjemahan Bahasa Inggris - Bahasa Indonesia. Seperti proyek-proyek normal lain, Mr.X menjelaskan bahwa saya perlu mengirim CV melalui surel. Kurang lebih dua hari setelah surel saya kirim, dia pun membalas dan menyatakan bahwa saya terpilih untuk mengerjakan proyek terjemahan tersebut dengan melampirkan Non-Disclosure Agreement (NDA) atau perjanjian kerahasiaan.

    Namun, saya merasa aneh karena dalam surel tersebut beliau mengatakan bahwa "our company policy does not allow us transmit important documents via porous means like email; so we will be sending the hard copies". Dalam hati saya, "Hard copy? Apakah ini sungguhan? Wah, harga yang saya tawarkan kurang tinggi karena ini akan memakan banyak waktu. Eh, apa ini proyek fiktif ya? Sebelumnya kan ada kasus serupa." Dengan excited dan worry saya hubungi beberapa teman penerjemah untuk menanyakan pendapat mereka mengenai proyek ini sembari melakukan research mengenai Mr.X dan perusahaannya.

    Keesokan harinya, saya menemukn beberapa fakta bahwa ini adalah scam. Alamat perusahaan ini tidak dapat ditemukan di Google Maps dan beberapa orang juga membuat post di Facebook mengenai pengalaman buruk mereka dengan Mr.X ini. Menghela nafas, saya merasa lega karena tidak membalas surel Mr.X. Nah dari cerita saya, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya scammer ini memiliki ciri khusus, seperti:

    1. Menggunakan nama perusahaan besar atau membuat nama yang ambigu, sehingga menyerupai nama perusahaan besar

    2. Alamat perusahaan tidak dapat ditemukan di Google Maps

    3. Pengumuman peluang/lowongan proyek tidak diberikan melalui website atau akun resmi perusahaan

    4. Menjanjikan sesuatu yang 'too good to be true'

    5. Menjelaskan bahwa dokumen akan dikirim dalam bentuk hard copy, di mana nantinya akan dibuat skenario bahwa ada masalah pengiriman dan kita akan diminta untuk membayar sejumlah uang

    Tentunya, teman-teman tidak ingin mengalami kejadian serupa, kan? Yuk simak tips berikut untuk menghindari kasus penipuan seperti ini!

    Pertama, ingat untuk melakukan due diligence. Jika mendapatkan tawaran kerja sama dari agensi dari luar negeri, jangan tergiur dulu. Baca detail setiap informasi penawaran proyek. Selalu luangkan waktu untuk cek kredensial perusahaan dan project manager yang menawarkan proyek. Bisa juga melakukan pengecekan pada daftar black list yang ada pada www.proz.com

    Kemudian, baca baik-baik dan pelajari draf kontrak kerja beserta NDA yang diberikan. Jika ada yang belum jelas, jangan ragu untuk bertanya, termasuk sistem pembayarannya, jangka waktu pengerjaan, perangkat lunak yang akan digunakan, dll. Biasanya, kalau project manager kurang mengindahkan pertanyaan kita, maka teman-teman perlu waspada bahwa ini adalah penipuan. Hal ini juga berlaku untuk agensi dalam negeri ya teman-teman.

    Terakhir, seperti yang saya lakukan, coba untuk cross-check dengan sesama penerjemah. Kita bisa menanyakan kinerja, sistem pembayaran, dan beberapa hal lain terkait sebuah agensi sehingga jika dirasa mencurigakan dapat kita hindari. Yang pasti, kita harus selalu waspada karena para scammer saat ini sudah semakin pandai dalam mengelabui calon korbannya.