Address: Jl. Mayjen Sungkono,Pertokoan Wonokitri Indah, Blok S No.18, Surabaya Jatim 60225, ID
Phone (62) 8233 1177 886
Language :

  • PENERJEMAH IN-HOUSE VS PENERJEMAH LEPAS
    09 Aug

    PENERJEMAH IN-HOUSE VS PENERJEMAH LEPAS

    Sebagai salah satu profesi yang menjanjikan dan pantas untuk ditekuni, dalam industri penerjemahan terdapat dua macam penerjemah yang dibedakan berdasarkan sifat kerjanya, yaitu penerjemah in-house dan penerjemah lepas. Penerjemah in-house adalah mereka yang bekerja secara terikat sebagai karyawan untuk penyedia layanan bahasa. Sedangkan, penerjemah lepas tidak terikat dalam memberikan layanannya.

     

    Lebih enak mana ya, jadi penerjemah in-house atau penerjemah lepas? Yuk kita bandingkan bersama!

     

    Penerjemah in-house biasanya diwajibkan untuk pergi ke kantor layaknya karyawan. Mereka akan berhadapan dengan jam kerja yang pasti dan sistem atau aturan tertentu yang perlu dipatuhi. Sedangkan, penerjemah lepas tidak memiliki tempat dan jam kerja pasti, bisa kerja di mana saja dan kapan saja. Jadi, biasanya pekerjaan in-house lebih cocok untuk mereka yang merasa perlu untuk tertib tetapi kesulitan menata diri sendiri. Sementara, bagi mereka yang suka kebebasan dan bisa menata diri sendiri, cenderung lebih suka menjadi penerjemah lepas.

     

    Kemudian, tentang pencarian klien. Penerjemah in-house yang notabene bekerja di bawah instansi pasti tidak dipusingkan dengan hal ini. Divisi marketing yang akan mencari klien dan penerjemah in-house hanya akan menerimah perintah untuk mengerjakan layanan penerjemahan. Jauh berbeda, penerjemah lepas yang perlu melakukan promosi sana-sini untuk mendapatkan klien.

     

    Belum lagi, masalah penawaran harga dan penagihan. Penerjemah in-house akan terlepas dari aktivitas ini, ada divisi khusus yang akan mengerjakannya. Sedangkan penerjemah lepas harus berurusan dengan penawaran harga dan penagihan. Meski terlihat mudah, aktivitas ini cukup rumit dan memakan banyak waktu, apalagi jika harus berurusan dengan klien yang cerewet.

     

    Selanjutnya, penerjemah in-house cenderung lebih tenang dalam hal keuangan karena gaji akan dibayarkan per bulan dengan jumlah pasti. Berbeda dengan penerjemah lepas yang kadang bisa mendapatkan banyak, kadang sedikit. Namun, kelemahannya, penerjemah in-house hanya akan mendapatkan gaji segitu-segitu saja. Berbeda dengan penerjemah lepas yang bisa saja mendapatkan lebih banyak (tentunya dengan usaha yang lebih gigih, hehe). Di sini, penerjemah harus pintar-pintar mengatur keuangan.

     

    Nah, kira-kira lebih enak jadi penerjemah in-house atau penerjemah lepas? Yuk bagikan artikel ini dan sampaikan pendapat teman-teman mengenai penerjemah in-house vs penerjemah lepas.